Oleh: wahyu1507 | 11 November 2010

Obama dan Pidato Depok

“Selamat pagi, assalamualaikum, salam sejahtera” ujar Obama membuka pidatonya. Tepuk tangan pun bergema panjang karena ucapan salam dalam bahasa Indonesia itu. Obama seakan ingin membunuh jarak antara dia dengan para hadirin, dan juga rakyat Indonesia yang menyaksikan pidato itu dari televisi.

Di depan sekitar 7.500 undangan, dan penjagaan super ketat, pidato Obama memukau publik yang hadir.

Sejumlah tokoh Indonesia hadir menyimak pidato Obama, antara lain mantan Presiden BJ Habibie, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, Menteri Pendidikan Nasional M Nuh, dan Menteri Pemberdayaan Perempuan Linda Gumelar.

Selain itu tampak pula tokoh pengusaha seperti Hary Tanoesoedibjo, Menteri Tenaga Kerja Muhaimin Iskandar, dan Adhyaksa Dault. Terlihat juga teman-teman Obama saat bersekolah di SD Asisi, Menteng Dalam.

Pada pidato itu, setidaknya Barack Obama menyebutkan tiga hal yang menjadi perhatian selama kunjungannya ke Indonesia. Tiga hal itu adalah pembangunan, demokrasi, dan keyakinan beragama. “Indonesia dan Amerika saling bergantung. Contohnya adalah peningkatan ekonomi di kalangan menengah berarti juga pasar baru bagi ekspor AS,” ujar Obama.

Dalam soal pembangunan, Obama menyebutkan Indonesia dan Amerika memiliki hubungan yang kuat dan bergantung satu sama lain.  Indonesia juga dinilai berperan besar dalam peningkatan ekonomi global.

Menurut Obama, Indonesia sebagai negara anggota G20 memiliki tanggung jawab dalam keseimbangan perekonomian dunia. “Indonesia harus memimpin dalam perekonomian global serta menerapkan transparansi,” ujarnya lagi.

Dalam soal demokrasi, Obama mengaku takjub dengan perubahan yang terjadi selama dia meninggalkan Indonesia. Dia menceritakan kenangannya di tahun 1967 dimana rakyat Indonesia diliputi ketakutan dalam menyuarakan aspirasinya. “Dalam beberapa tahun ini, Indonesia telah menjadi negara demokratis. Hal ini dapat dilihat dari pemilihan presiden dan legislatif serta masyarakat sipil yang dinamis,” ujar Obama.

Indonesia dinilai juga merupakan negara dengan toleransi beragama yang tinggi. Dia mencontohkan masjid dan gereja yang dibangun berdampingan. Sebelum ke Universitas Indonesia, Obama sempat mengunjungi Masjid Istiqlal, sebagai bukti niatnya serius berdialog dengan dunia Muslim.

Tindakan itu tampaknya konsisten dengan pidato yang disampaikannya di Kairo, yang dikenal sebagai “Cairo Speech” saat Obama mengunjungi Mesir beberapa waktu lalu. “Pidato Depok” di Universitas Indonesia, juga menegaskan kembali sikap Obama, “yang tak pernah menjadikan Islam sebagai musuh”.

Mantan Presiden BJ Habibie menilai pidato Obama lebih banyak menyinggung sumber daya manusia (SDM). Bahkan Habibie menilai Obama juga bicara tentang pentingnya perpaduan iman dan takwa (imtak) dengan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek). “Yang sangat menarik pidato Obama dari awal sampai akhir itu mengenai SDM,” kata Habibie usai pidato Obama di UI. “Dia juga cerita kerjasama imtak dan iptek,” lanjutnya.

Obama, menurut Habibie, menegaskan pentingnya demokrasi, pembangunan, dan agama.  Itu pula, yang dalam versi Habibie, dianggap sebagai contoh penggabungan Imtak dan Iptek. “Imtak kan agama dan budaya. Iptek itu ilmu. Pidato tadi konsentrasi pada pengembangan SDM yang harus ditingkatkan. Itu berfungsi dengan ketiga elemen itu, budaya, agama, dan iptek,” ujar Habibie.

Dalam pidatonya di Universitas Indonesia, Obama menegaskan kontribusi Amerika  atas keberhasilan manusia Indonesia. Untuk itu, dia menginginkan adanya peningkatan kerjasama ilmuwan dan peneliti Amerika dengan Indonesia,  serta kerja sama di wilayah wirausaha.

“Saya pribadi puas karena kita berhasil meningkatkan jumlah pelajar Amerika dan Indonesia yang meneruskan pendidikan di universitas yang ada pada kedua negara,” ujar Obama. (Nezar Patria, Bayu Galih : VIVAnews)

Namun kemudian pertanyaannya adalah bagaimana mungkin seorang Obama yang hanya beberapa tahun tinggal di Indonesia lebih mengenal adat-istiadat dan atau dasar-dasar kenegaraan negara ini dibandingkan orang Indonesia sendiri?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: